Minggu, 15 September 2013

MEKANISME PERNAPASAN MANUSIA


                                                      MEKANISME PERNAPASAN

    Proses respirasi pada manusia dapat terjadi secara sadar maupun tidak sadar. Respirasi secara sadar terjadi jika kita melakukan pengaturan-pengaturan saat pernapasan, misalnya pada saat latihan dengan cara menarik napas panjang, kemudian menahannya beberapa saat, serta mengeluarkannya. respirasi secara tidak sadaryaitu respirasi yang di lakukan tanpa perintah otak, misalnya pada saat kita tidur nyenyak pun kitaa tetap melakukan respirasi.
    Dalam respirasi selalu terjadi 2 siklus, yaitu inspirasi (menghirup udara) dan ekspirasi (menghenbuskan udara). berdasarkan cara melakukan inspirasi dan ekspirasi serta tempat terjadinya, manusia dapat melakukan 2 mekanisme pernapasan yaitu PERNAPASAN DADA dan PERNAPASAN PERUT.
    PERNAPASAN DADA di sebut juga pernapasan tulang rusuk. proses inspirasi di awali dengan berkontraksinya MUSKULUS INTERKOSTALIS (otot antartulang rusuk), sehingga menyebabkan terangkatnya tulang rusuk. keadaain ini mengakibatkan rongga dada membesar sehingga tekanan udara dalam dada menurun dan paru-paru mengembang. paru-paru yang mengembang menyebabkan tekanan udara rongga paru-paru menjadi lebih rendah dari tekanan udara luar. dengan demikian udara dari luar masukke dalam paru-paru.
    Sebaliknya,proses ekspirasi berlangsung pada saat muskulus interkostalis berelaksasi sehingga tulang rusuk turun kembali. keadaan ini mengakibatkan rongga dada menyempit, sehingga tekanan udara dalam rongga dada meningkat dan paru-paru mengecil.paru-paru yang mengecil mengakibatkan tekanan udara dalam rongga paru-paru menjadi lebih tinggi dari tekanan udara luar,sehingga udara keluar dari paru-paru.
  PERNAPASAN PERUT mekanisme proses inspirasi pernapasan perut diawali dengan berkontraksinya otot diafragma, sehingga diafragma yang semula melengkung berubah menjadi datar. DIAFRAGMA merupakan sekat yang tersusun oleh jaringan ikat  dan otot yang membagi rongga badan menjadi 2 bagian, yaitu rongga dada dan rongga perut. keadaan diafragma yang mengakibatkanrongga dada dan paru-paru mengembang. tekanan udara yang rendah dalam paru-paru menyebabkan udara dari luar masuk ke paru-paru.
      Proses ekspirasi terjadi pada saat otot diafragma berelaksasi, sehingga diafragma kembali melengkung. keadaan melengkungnya diafragma mengakibatkan rongga dada dan paru-paru mengempis,tekanan udara dalam paru-paru naik, sehingga udara keluar dari paru-paru.



@_@ nita cob cob cob coba aja.........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar